Selasa, 12 September 2017

Yayasan Sekolah Islam Terpadu Harapan Mulia Palembang melaksanakan penyembelihan hewan kurban 1438 H

                          
PadaSabtu tanggal 2 September 2017 kemarin, keluarga besar Yayasan sekolah islam terpadu HARAPAN MULIA PALEMBANG melaksanakan penyembelihan hewan kurban, dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha 1438H. Bertempat di halaman SMPIT Harapan Mulia, kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap satu tahun sekali, dengan total 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing sebagai hewan kurban. Adapun kegiatan ini diikuti oleh Dewan Yayasan, Guru dan staff karyawan yang turut membantu dan meramaikan kegiatan ini.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Yang Artinya:
Dari Aisyah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai oleh Allah ‘Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya dan bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah ‘Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” (HR. Ibnu Majah, At-Tirmidzi, Al-Hakim berkata isnad hadits shahih).
Dengan mengutip hadist di atas kita sebagai umat muslim memang di anjurkan untuk menunaikan ibadah berkurban bagi yang mampu. Limpahan rasa syukur atas nikmat yang telah diperoleh dapat diwujudkan salah satunya dengan berkurban. Tak hanya mengharapkan ridho Allah, tentunya berkurban juga memiliki banyak hikmah. Berikut hikmah yang dapat diambil dari berkurban:

1. Bersyukur atas nikmat hidup dari Allah SWT

Hidup dengan tubuh yang sehat dan rezeki yang mencukupi adalah nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah SWT. Dengan berkurban, rasa syukur atas limpahan rezeki yang telah dilimpahkan oleh Allah SWT dapat mewujud.

2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang

Ibadah kurban menjadi bentuk ketaqwaan kita terhadap Allah SWT karena perintah berkurban telah termaktub dalam Al-quran. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Majah pun menjelaskan hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berkurban, maka jangan sekali-kali mendekati tempat sholat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

3. Berkurban lebih baik dari sedekah senilai hewan kurban

Ibnu Qayyim berkata, “Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhol daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut. Oleh karenanya jika seseorang bersedekah untuk menggantikan kewajiban penyembelihan pada manasik tamuttu’ dan qiron meskipun dengan sedekah yang bernilai lipat ganda, tentu tidak bisa menyamai udhiyah. (Shahih Fiqh Sunnah 2 : 379).

4. Menguatkan Solidaritas

Berkurban dilakukan oleh orang yang mampu dan akan dinikmati oleh orang yang kurang mampu. Dengan berkurban, seseorang dapat memupuk rasa kepedulian terhadap sesama, dan akan terjalin pula sikap solidaritas yang kuat di antara pemberi dan penerima kurban.

5. Meneladani Kesabaran dan Kecintaan keluarga Ibrahim As pada Allah SWT

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai Bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. (QS Ash-Shaffat: 102)

6. Mensucikan Rezeki

Rezeki yang telah kita peroleh tidaklah mutlak untuk diri kita sendiri, di sebagian harta kita, ada hak orang lain yang membutuhkan. Allah menganjurkan kita untuk bersedekah dan mengingat sesama. kurban juga merupakan bentuk sedekah dalam arti yang lebih luas, karena dengan berkuban, orang lain pun dapat merasakan kebahagiaan atas apa yang telah kita dermakan.

7. Mengembangkan Usaha Ternak Lokal

Idul Kurban juga memiliki andil dalam membudidayakan hewan ternak. Idul Kurban yang dirayakan setiap satu tahun sekali ini dapat menjadi ladang usaha bagi para peternak sapi, kerbau, kambing, dan domba. Dari perayaan Idul Kurban ini, para peternak dapat memasarkan hewan ternaknya dalam jumlah yang lebih banyak dibanding hari-hari biasanya.
Menurut Bapak Prof. Dr. H. Slamet Widodo, MS, MM, selaku pembina yayasan Harapan Mulia Palembang, “kegiatan kurban ini merupakan kegiatan sarat makna yang pada awalnya dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS. Keikhlasan Nabi Ibrahim AS untuk mengorbankan putranya Ismail AS, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT merupakan esensi penting yang harus kita ambil dan kita contoh. Beliau juga turut menyampaikan semoga dengan terlaksananya kurban ini seluruh keluarga besar Harapan Mulia selalu di limpahkan keberkahan dari Allah SWT. 
Berikut beberapa hasil dokumentasi pelaksanaan Kurban di Harapan Mulia Palembang,
Prosesi penyembelihan hewan kurban di laksanakan dengan baik serta lancar, lalu semua keluarga harapan mulia pun turut mengerahkan pelaksanaan pemotongan hingga pembungkusan hewan kurban. Hampir 800 bungkus kurban yang siap untuk di bagikan kepada kurang lebih 20 RT di lingkungan masyarakat sekitar.
Selain memperisiapkan untuk pembagian daging kuban pada masyarakat, tak lupa pula untuk lebih meningkatkan serta mempererat rasa kekeluargaan kita maka di persembahkan pula makan siang bersama seluruh keluarga besar yayasan Harapan Mulia Palembang.

Demikianlah pelaksanaan penyembelihan hewab kurban yang di laksanakan Yayasan Harapan Mulia Palembang hikmah yang dapat kita ambil mudah-mudahan kurban yang kita laksanakan di terima Allah Swt sebagai amal ibadah untuk kita semua dan bermanfaat untuk orang lain. Aamiin.

#AidilAdha #Ibadahqurban #pembagianquraban #YayasanHarapanmuliapalembang #Sekolahislamterpadu #sekolahislamterbaik #sekolahislamfavorit #PGTKITHarpanmuliapalembang #SDITHarapanmuliapalembang #SMPITHarapanMUliaPalembang


 

Screening Kesehatan SMPIT Harapan Mulia Palembang

                          
Masalah kesehatan yang dialami peserta didik sangat kompleks dan bervariasi. Pada usia sekolah dasar, permasalahan kesehatan peserta didik umumnya berhubungan dengan ketidakseimbangan gizi, kesehatan gigi, kelainan refraksi, kecacingan, dan penyakit menular yang terkait perilaku hidup bersih dan sehat.
Berdasarkan hasil Riskesdas 2017 Prevalensi nasional Anak Usia Sekolah Kurus (laki-laki) adalah 13,3%, sedangkan prevalensi nasional Anak Usia Sekolah Kurus (Perempuan) adalah 10,9%. Selain itu Prevalensi nasional Anak Usia Sekolah Gemuk (Laki-laki) adalah 9,5%, sedangkan prevalensi nasional Anak Usia Sekolah Gemuk (Perempuan) adalah 6,4%.
Setiap anak pada usia pendidikan sekolah mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota wajib melakukan penjaringan kesehatan kepada anak usia pendidikan dasar di wilayah kabupaten/kota tersebut pada waktu kelas 1 SD dan kelas 7 SMP. Pelayanan kesehatan usia pendidikan dasar adalah penjaringan kesehatan yang diberikan kepada anak usia pendidikan dasar, minimal satu kali pada kelas 1SD dan kelas 7 SMP yang dilakukan oleh Puskesmas.
Tujuan skrining kesehatan adalah :
  1. Terdeteksinya secara dini masalah kesehatan peserta didik, sehingga bila terdapat masalah dapat segera ditindaklanjuti.
  2. Tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik, maupun untuk dijadikan pertimbangan dalam menyusun program pembinaan kesehatan sekolah.
  3. Termanfaatkannya data untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi program pembinaan peserta didik.
Tepat pada Rabu, 30 Agustus 2017 SMPIT Harapan Mulia Palembang mendapat giliran atas kunjungan dari PUSKESMAS MERDEKA, kunjungan kali merupakan dalam rangka program usaha kesehatan sekolah (UKS) dan usaha kesehatan gigi sekolah  (UKGS) serta pemeriksaan golongan darah khusus siswa kelas 7 oleh Puskesmas Merdeka Kecamatan Bukit kecil Palembang.
Sebelum melakukan pengecekan kesehatn kepada siswa yang ikut bergabung, kakak-kakak dari puskesmas Merdeka juga menampilkan dan menyampaikan beberapa ilmu pengetahuan tentang kesehatan, dan para siswa juga di berikan kesempatan untuk bertanya seputar kesehatan mereka.
Berikut adalah beberapa hasil dokumentasi dari acara screening kesehatan kali ini, 


Semarak perlombaan dalam rangka HUT RI 72 di SMPIT Harapan Mulia Palembang

                             
Kamis, 17 Agustus 2017
Hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus memang merupakan suatu momen yang gembira untuk seluruh lapisan masyarakat. Untuk memeriahkannya, ada banyak lomba yang biasanya diadakan. Tak lain tujuan utamanya adalah menciptakan kegembiraan untuk semua orang, semua lapisan masyarakat. Dari pusat kota hingga ke pelosok desa-desa.
Demikian pula dengan SMPIT Harapan Mulia yang menciptakan kecerian dari berbagai perlombaan yang diadakan guna memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Tepat pada tanggal 17 Agustus seusai pelaksanaan upacara bendera seluruh keluarga besar SMPIT Harapan Mulia palembang mengikuti beberapa jenis perlombaan yang telah di siapkan oleh panitia. Mulai dari seluruh siswa maupun seluruh guru dan staff karyawan menikmati semua lomba yang berlansung.
Untuk kategori lomba yang di ikuti siswa yakni :
  1. Lomba mading 
  2. lomba menaikkan bendera
  3. paduan suara
  4. makan kerupuk
  5. blowing pimpong dan 
  6. estafet belut
Sedangkan untuk kategori lomba yang diikuti dewan guru dan staff karyawan ialah :
  1. Lomba blowing pimpong
  2. Lomba menangkap Belut
Berikut dokumentasi selama acara perlombaan berlangsung,




Tak hanya siswa yang merasakan kemeriahan lomba kali ini, seluruh staf karyawan juga semangat dalam mengikuti semua jenis perlombaan, tampak antusiasme peserta dalam berlomba untuk meraih juara. Akan tetapi semua yang terlaksana ini merupakan apresiasi kita untuk memeriahkan HUT RI ini.
Dengan terlaksananya semarak perlombaan ini selain di peruntukkan memeriahkan hari kemerdekaan, tujuan lain nya ialah agar menumbuhkan jiwa solidaritas antar sesama peserta baik antar siswa maupun guru karyawan. Menumbuhkan jiwa sportifitas, kreatifitas, dan kerja tim yang baik. Serta tidak lain tidak bukan agar menumbuhkan semangat juang para siswa-siswi kita dalam berkompetisi untuk mengukir prestasi. Sebagai media agar menumbuhkan generasi yang berprestasi juga merupakan apresiasi kita untuk bersumbangsi kepada negara dan pahlawan tercinta ini, agar negara Indonesia bisa terus berjaya di kancah internasional. Itu lah wujud syukur kita atas pengorbanan para pahlawan yang berjuang mati-matian untuk negara ini.
Beriring doa dan usaha semoga kelak ananda-ananda kita lah yang akan menjadi wakil generasi yang turut membanggakan negaranya. Amin Yarobbal alaminn

#kemerdekaanRI #HutRI #sekolahislamterpadu #Harapanmuliapalembang #SMPITHarapanMuliaPalembang #SMPunggulan

SMPIT Harapan Mulia Palembang melaksanakan upacara kemerdekaan RI ke 72

                         

Kamis, 17 Agustus 2017
Setiap memperingati hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada setiap tanggal 17 Agustus, di Sekolah, kantor pemerintah maupun swasta, maupun tempat lainnya pasti akan diadakan upacara bendera. Bahkan meski jatuh di hari minggu sekalipun, peringatan kemerdekaan dengan upacara bendera ini pasti berlangsung karena untuk mengenang kemerdekaan bangsa Indonesia yang diperoleh dengan perjuangan dan bukan pemberian dari negara penjajahnya. Jika diresapi, melakukan upacara bendera ini sebenarnya memiliki makna yang sangat dalam karena dapat membuat kita mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan dalam berjuang meraih kemerdekaan dan apa yang seharusnya menjadi bagian kita saat ini sebagai generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan. 
Alhamdulillah di kesempatan kali ini Allah memberikan nikmat sehat dan sempat sehingga SMPIT Harapan Mulia Palembang sukses melaksanakan upacara kemerdekaan RI. Upacara yang dipimpin oleh kepala SMPIT Harapan Mulia, Eni Ambarwati S.Psi pun berlangsung khidmat, para petugas dan peserta upacara pun mengikuti dan menjalankan upacara dengan baik dan lancar. 
Mulai dari pengibaran bendera yang di kibarkan oleh "Petugas 12" dengan formasi yang apik, serta pembacaan teks proklamasi yang di bawakan oleh Ibu Eni Ambarwati yang seketika membuat bergetar seluruh perasaan peserta upacara sambil menenang saat presiden pertama Ir Soekarno membawakaan  pertamakali saat tanggal 17 Agusutus 1945.
Tak lupa moment yang tak kalah penting juga saat menyanyikan lagu nasional "Hari Kemerdekaan" yang di pandu oleh ananda Khansa Khoirini dan di ikuti oleh seluruh peserta upacara, seluruh peserta tampak merasakan euvoria semerak dan semangat akan mengikuti HUT RI yang ke 72 kali ini.

Demikian dengan berlangsungnya upacara bendera 17 Agustus kali ini merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan demi mengahrgai dan mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan kita. dengan begitu kita tidak akan pernah melupakan kegigihan pahlawan pejuang di masa lalu. Coba  bayangkan jika dulu tidak ada para pejuang ini maka sampai saat ini pun kita masih belum merasakan kemerdeka. Dengan terlaksananya upacara ini Inshyallah akan memperkuat rasa persaudaraan antar sesama peserta upacara, meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme, dan juga sebagai refleksi diri.
Tetap Jaya Negeriku.
Tetap Bersinar Negeriku.
Dengan ini generasimu tumbuh untuk selalu mengharumkan nama mu.
INDONESIA KU !!!!
MERDEKA !!!


Segenap keluarga besar SMPIT Harapan Mulia Palembang mengucapkan Dirgahayu Indonesia tercinta yang ke 72.
#kemerdekaanRI #HutRI #sekolahislamterpadu #Harapanmuliapalembang #SMPITHarapanMuliaPalembang #SMPunggulan

Senin, 11 September 2017

SMPIT HARAPAN MULIA PALEMBANG MENCIPTAKAN KAWASAN SEKOLAH HEMAT ENERGI

                              

Energi merupakan pintu gerbang menuju ke peradaban modern. Hampir tidak ada kegiatan manusia modern yang tidak menggunakan energi. Kebutuhan energi nasional terus meningkat dari waktu ke waktu sejalan dengan pertumbuhan pembangunan dan pertambahan jumlah penduduk. Selama 10 tahun terakhir, pertumbuhan konsumsi energi rata-rata naik sebesar 7 persen per tahun dan sampai saat ini 94 persen dari kebutuhan energi nasional masih dipenuhi dari sumber energi fosil yang tidak terbarukan yaitu minyak bumi, gas bumi dan batubara.
Dalam menyikapi hal ini tentu pemerintah mengambil langkah tegas untuk berupaya mengendalikan negeri ini agar dapat menghemat energi yang dikonsumsi. Pertama, larangan pemakaian premium bersubsidi untuk mobil dinas Pemerintah Pusat dan Daerah. Kedua, mobil barang yang digunakan bagi kegiatan perkebunan dan pertambangan dilarang menggunakan jenis bbm bersubsidi berupa solar. Ketiga, diadakannya kampanye gerakan hemat energi dimulai dari gedung pemerintah maupun pada instansi dan sekolah-sekolah di indonesia.
Melalui kampanye ini lah gerakan lomba hemat energi di adakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan para peserta terhadap efisiensi dan konservasi energi, menumbuhkan budaya hemat energi di lingkungan sekolah dan rumah tangga, dan meningkatkan partisipasi aktif sekolah dan rumah tangga dalam mendukung kampanye hemat energi. Tentu SMPIT Harapan Mulia pun ikut serta dalam lomba hemat energi kali ini. Sekolah mengirim tim yang terdiri dari 30 siswa yang merupakan perwakilan dari sekolah.
Dengan adanya kegiatan lomba ini tentu sekolah dan siswa bekerja sama bagaimana usaha kita bersama dalam menghemat maupun mengurai menggunaan energi baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Banyak tahapan yang diikuti pada lomba hemat energi kali ini dan kunci keberhasilan dari lomba ini apakah peserta mampu memotong 10% dari penggunaan energi.
Dengan demikian banyak kiat-kiat yang dilakukan siswa kita dalam mewujudkan pemotongan 10% penggunaan energi ini, di antara lain bersosialisasi kepada masyarakat sekolah maupun diluar lingkungan sekolah untuk dapat menghemat penggunaan energi di rumah dengan cara dimulai dari menimbulkan kesadaran pada diri masing-masing. Mematikan lampu di saat hendak tidur, mamatikan lampu dan penggunaan listrik lainnya di saat hendak berpergian dan yang terpenting Tidak membiasakan diri untuk berperilaku boros, sehingga gunakan listrik sesuai dengan kebutuhan, secara bergantian dan tidak berlebihan dalam menggunakannya.
Tidak hanya anak-anak yang menjadi peserta saja yang mengaplikasikan untuk menghemat energi di rumah. Sekolah pun turut serta dalam mengendalikan penggunaan energi, sekolah dengan ketat mengoptimalkan pengurangan penggunaan energi seperti penggunaan lampu, penggunaan air mapun penggunaan AC.
berikut beberapa dokumentasi sosialisasi siwa SMPIT Harapan Mulia palembang dalam mengajak masyarakat untuk menghemat energi 10% :
Selain bersosialisasi secara langsung, anak-anak juga turut melakukan persentasi mengenai pentingnya menghemat energi kepada adik-adik siswa baru semasa MPLS kemarin. Dengan demikian sekolah dan siswa telah berupaya dan berusaha dalam menciptakan SMPIT Harapan Mulia Palembang ini menjadi kawasan sekolah hemat energi

#Hematenergi #Lombahematenergi #potong10% #sekolahislamterpadu #Harapanmuliapalembang #SMPITHarapanMuliaPalembang #SMPunggulan